.jpg)
Entah
Di kamar sunyi
dengan selimut kebisingan alam luar
ku nikmati memeluk bayang nafsu birahi yang menyeruak
menyerbu substansi isi otak kepala ku
mengirim fikiran ke sekujur tubuh cokelat ku
lepas senja ku lihat kilau petir membelah sesaat
ku mendengar guntur
dentumannya seiring kemunculan bulan malam
lalu, ku lihat bulan iringi langkah sayuku
langkah sayu yang tak terarah
rasa-demi rasa pun bergulir tak terarah
konsisten mencari entah
(gedung biru, 23 maret 2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar